Membicarakan sosok satu ini memang tiada habisnya. Banyak hal yang bisa kita gali dari seorang “Mbah Harto.” Mulai dari gaya kepemimpinannya yang otoriter, kesehariannya, cara pidatonya, masa kecil, karir, hingga apa yang ia wariskan terhadap bangsa Indonesia. Bagi sebagian orang yag mengaguminya, jelas bahwa Pak Harto diposisikan sebagai pahlawan. Kesuksesannya dalam memajukan sektor pertanian, menegakkan stabilitas nasional, hingga kemajuan ekonomi secara umum dipadang sebagai prestasi besar dari Presiden RI kedua tersebut. Sebaliknya, bagi sebagian orang yang pernah menjadi korban militerisme Orde Baru sosok pria asal Desa Kemusuk ini diposisikan sebagai bapak “Penghancur Bangsa”. Praktek korupsi yang berurat akar meracuni birokrasi, diskriminasi terhadap warga keturunan, serta pemberangusan kebebasan berekspresi dianggap hanyalah sedikit dari sekian banyak “dosa warisan” rezim Orde Baru. Yah… memang istilah pahlawan atau pengkhianat yang disematkan kepada seseorang sangat bersifat subyektif. Tergantung siapa dan dari sudut mana melihatnya.

Apapun itu, tak dapat dipungkiri bahwa di masa kekuasaan Pak Harto terselip beberapa kenangan indah yang sangat sulit terulang di era reformasi ini. Berikut ini beberapa hal yang layak kita renungkan untuk bahan perbandingan dengan pemerintahan di era sekarang :

1. Kharisma seorang Pak Harto

Suka atau tidak, harus diakui bahwa beliau adalah sosok kharismatik yang kewibawaannya susah dicari bandingannya pada para pemimpin bangsa saat ini. Kharisma seorang Pak Harto terlihat begitu natural, tidak dibuat – buat atau sekadar “tebar pesona”. Masih lekat dalam benak kita bagaimana gaya bicaranya yang tenang, datar, tetapi mengandung makna filosofis begitu dalam. Tak jarang beliau menyelipkan beberapa pepatah atau ungkapan Bahasa Jawa di sela – sela pidatonya. Peribahasa “Jer basuki mawa bea, mikul dhuwur mendem jero” atau yang semisalnya acapkali menjadi selingan dalam pidato resmi beliau.

2. Senatiasa menampakkan “kesederhanaan” di hadapan rakyatnya

Terlepas dari praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang selalu dituduhkan kepadanya, Pak Harto selalu menampakkan pola hidup bersahaja di depan rakyatnya. Dalam beberapa kesempatan, beliau selalu menekankan pentingnya sikap prihatin dalam perjuangan menggapai kesuksesan. Tak jarang pula dari mulut beliau meluncur ajakan untuk “mengencangken” ikat pinggang. Tak hanya ucapan, Pak Harto pun tak segan untuk turun langsung ke tengah sawah pada saat panen raya. Sikap demikian, selain meneladankan kesederhanaan juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada rakyat jelata atau yang dalam falsafah Jawa disebut “manunggaling kawula lan gusti.”

3. Sukses menanamkan nasionalisme terhadap generasi muda

Masih terekan kuat dalam pikiranku, ketika aku dan teman – temanku Sekolah Dasar sering menyanyikan beberapa lagu nasional sepanjang jalan waktu pulang dari sekolah. Memang di jaman Pak Harto dikenal istilah lagu “wajib” yang harus dihafal oleh anak – anak sekolah. Bandingkan dengan jaman sekarang ketika anak – anak SD lebih fasih melantunkan tembang “Alamat palsu” daripada lagu Indonesia Raya.

Dan disamping hal – hal di atas kami sangat merindukan berbagai tayangan layar kaca yang mendidik sebagaimana jaman Pak Harto.  Masih lekat dalam memori saya senandung lagu “Di Puncak Bukit Hijau” yang dibawakan apik oleh Jayanti Mandasari. Suara merdu dipadukan dengan pakaian sopan menjadi ciri khas penyanyi era 80-an. Sedangkan sekarang, tak jarang para artis layar kaca hanya sekadar pamer aurat dengan kualitas suara pas – pasan. Hal demikian terjadi lantaran di masa Orde Baru terdapat sebuah Departemen Penerangan yang berperan sebagai “polisi” media. Departemen ini berhak menentukan batas – batas kesopanan seorang artis serta acara seperti apa yang layak tayang di layar kaca.

Pak Harto adalah sebuah legenda. Sebuah fenomena. Sebuah potret perjalanan sejarah bangsa ini. Sejarah ketokohan, sekaligus kepemimpinan yang mampu memberikan pelajaran berharga pada kita semua. Sejarah bangsa, komplet dengan warna hitam putihnya. Bahwa, selain kelemahan dan kekurangan yang telah banyak ditulis orang terdapat pula sisi kekuatan dan kelebihan yang perlu juga ditulis dan dikemukakan. Dan ini berlaku juga dalam menyikapi Pak Harto. Sosok yang fenomenal lantaran ia punya arti penting bagi perjalanan sejarah kepemimpinan bangsa ini.

ImageSuka atau tidak, banyak jasa dan pengabdian yang telah dia berikan. Banyak hasil yang telah dicapai. Bahkan, secara faktual tak bisa diingkari bahwa orang-orang yang kini tengah memimpin dan menonjol di negeri ini adalah orang-orang Orde Baru. Orang-orang yang pernah bergerak dalam sistem dan tatanan sebuah Orde di bawah kepemimpinan Pak Harto. Masa di mana pembangunan terus menerus dilakukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa.

Jika dianalogkan sebuah rumah: Ibarat Bung Karno yang membuat fondasi, Pak Hartolah yang membangun. Jika rumah sudah utuh, maka pemimpin berikut, seyogyanya mengatur isi rumah. Mengatur tata letak, dekor, dan perabotan sehingga rumah terasa nyaman dan tentram. Lalu, pemimpin berikutnya lagi: mengatur dan membangun harmoni orang-orang yang berada di dalam rumah agar tercipta saling rasa memiliki, saling bersaudara, saling bahu membahu, kesatuan dan persatuan, dan saling bertanggung jawab untuk tujuan yang sama. Membangun kebanggaan atas rumah yang kita miliki bersama, yang wajib kita rawat dan jaga bersama.***
 
Kepribadian, Karir dan Pengabdian Pak Harto

Tak kenal maka tak sayang. Apa, siapa dan bagaimanakah Pak Harto, memang harus dikemukakan. Paling ridak, bagi generasi muda bangsa ini – termasuk juga para mahasiswa — perlu mengetahui bagaimana riwayat hidup dan perjalanan karir seorang pemimpin seperti Pak Harto.

Sebagai pemimpin bangsa, banyak hal yang telah dilakukan oleh Pak Harto, terutama pengabdiannya untuk bangsa ini. Tak heran, Pak Harto memiliki tak kurang dari 28 Tanda Kehormatan dari Pemerintah Republik Indonesia atas pelbagai jasanya kepada bangsa ini

Keberhasilan Pak Harto dalam menumpas G30S/PKI pada tahun 1965, tentu saja berkat dukungan dari  rakyat dan mahasiswa yang secara serentak bersatu padu menjadi sebuah kekuatan besar lahirnya Orde Baru. Gerakan mahasiswa yang kemudian dikenal dengan sebutan Angkatan 66, tentu saja tak bisa pula dilepaskan dari kedekatan Pak Harto

Falsafah Hidup Pak Harto

Dalam kehidupannya, karakteristik Pak Harto kental diwarnai filosofi Jawa, khas Indonesia yaitu : ilmu padi, ilmu teladan, ngewongke dan keseimbangan. Ilmu padi, sangat menonjol pada diri Pak Harto, makin berisi makin menunduk, makin berilmu makin merendah dan tidak banyak omong.

Tokoh Yang Mau Belajar

Siapa pun sulit menduga, setelah bangsa ini porak poranda di tahun 1965-1966 sebagai warisan dari Orde Lama, baik secara politik, sosial dan ekonomi. Betapa tidak, pada tahun tahun itu laju inflasi mencapai 650 %. Karena itu, berbagai langkah atau solusi memang langsung dilakukan oleh Pak Harto.

Image Mencintai Petani

Karena ia lahir dari keluarga petani, maka perhatiannya kepada para petani dan desa tidak perlu diragukan. Kendati Pak Harto menjadi pemimpin tertinggi atau orang nomor satu di Indonesia ketika itu, Pak Harto tidak pernah lupa pada rakyat kecil yang sebagian besar adalah petani.

Prioritaskan Pertanian dan Rakyat Pedesaan

Sebagai anak yang tumbuh dan besar di desa, Pak Harto sangat memahami sulitnya kehidupan keluarga petani. Terbatasnya lahan, rendahnya tingkat produksi, membuat kehidupan mayoritas rakyat Indonesia –petani– jauh dari sejahtera. Melihat kondisi ini dan juga sebagai “balas budi” kepada para petani yang ikut berkorban dalam perang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Pak Harto memprioritaskan pembangunan di sektor pertanian.

Tokoh Yang Sederhana

Barangkali tidak banyak orang yang mengetahui, bahwa Pak Harto adalah sosok tokoh yang sangat sederhana. Tidak suka pada kemewahan, dan tak pernah berlebih-lebihan. Dan hal itu dikemukakan dengan gamblang oleh sejumlah ajudannya.

Sosok Yang Kebapakan

Pak Harto seorang pemimpin yang berwibawa dan kebapakan. la dapat menempatkan diri layaknya seorang bapak, yang mau mendengar, sabar dan bijaksana dalam memberi sa-ran, nasihat ataupun teguran.

Pribadi Yang Merakyat

Sejak menjadi Presiden RI, Pak Harto enggan pindah ke Istana Merdeka, dan tetap menempati rumah pribadinya di Jalan Cendana No.8, Jakarta Pusat. Pak Harto juga dikenal sangat akrab dengan anak, isteri dan keluarga, serta tetangganya. la selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan orang-orang disekitar kediamannya. Pak Harto memang selalu hidup merakyat, sebagaimana umumnya warga bangsa Indonesia.

Hobi Memancing dan Beternak Sapi

Sebagai manusia biasa, tentu saja Pak Harto juga memiliki hobi sebagaimana lazimnya manusia lain. Memancing dan beternak sapi adalah dua hobi yang paling disukainya selain olahraga yang lain.

Prinsip “aja kagetan, aja gumunan, aja dumeh”

Pak Harto selalu memegang prinsip aja kagetan, aja gumunan dan aja dumeh. Prinsip ini sejak kecil sudah tertanam pada diri Pak Harto. Artinya, kita sebagai manusia jangan mudah terkejut, jangan mudah heran dan jangan mentang-mentang.

Sosok Yang Mencintai Keluarga

Pak Harto adalah manusia biasa. Dia adalah seseorang yang sangat menyayangi dan mencintai keluarga, istri dan anak-anaknya. Kecintaannya kepada sang istri Ibu Tien Soeharto sangat luar biasa. Bagi Pak Harto, Ibu Tien adalah sumber kekuatan dan energi. Hal ini tampak jelas ketika Ibu Tien wafat pada hari Minggu pagi, 28 April 1996.

Peraturan Pemerintah No, 10

Pak Harto lahir dari keluarga yang tidak bahagia. Kedua orang tuanya bercerai. Karena itu, sebuah rumah tangga yang harmonis dan sejahtera merupakan harapan dan keinginan Pak Harto, termasuk juga di dalamnya hubungan suami isteri yang tentram dan terkendali.

Seorang Yang Humanis

Tak banyak orang yang mengetahui, bahwa Pak Harto seorang yang humanis. Hanya orang-orang dekatnya yang tahu persis bagaimana Pak Harto. Sebagaimana dikemukakan oleh Siswono Yudohusodo, mantan pembantu Pak Harto dalam Kabinet Pembangunan:

“Kesan saya yang mendalam tentang Pak Harto, adalah bahwa beliau itu sangat humanistis.

Tokoh Yang Memperhatikan

Memang Pak Harto adalah seorang yang selalu memperhatikan, bahkan ia tak pemah menyakiti orang lain. Hal ini juga diungkapkan oleh Moerdiono, mantan Mensekneg yang cukup lama mengikuti Pak Harto.

Tokoh Yang Legowo

Memang Pak Harto adalah seorang sosok pemimpin yang legowo. Dia ikhlas mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Meski siapa pun tahu, jika Pak Harto mau menggunakan kekuatan dan kekuasaannya, tentu saja ia akan mampu meredam gejolak yang ada.

Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Kepemimpinan Pak Harto, tentu saja dilandasi oleh cara pikir dan cara pandangnya sebagai orang Jawa, yang sarat dengan filosofi Jawa. Sikap seorang anak petani yang berlatar belakang budaya Jawa ini Selalu menjiwai setiap tutur kata dan tindakannya. Awal mula dari mikul dbuwur mendem jero yang dilakukan Pak Harto adalah setelah kejadian G30S/PKI, ketika itu rakyat meminta Bung Kamo untuk membubarkan PKI.

Memperkokoh Pancasila dan UUD 1945

Memang, sikap Pak Harto menjunjung tinggi dan meng-hargai peran orang tua, dan para pemimpin sebelumnya tercermin tatkala menghadapi masalah Bung Kamo. Pak Harto benar-benar menjunjung tinggi ajaran dan warisan Bung Karno, Pancasila dan UUD 1945, yang tetap dijadikan dasar negara.

Sosok Yang Nasionalis

Pak Harto sangat nasionalis dalam mengelola dan memikirkan kepentingan bangsa dan negara ini. Lebih mementingkan harga diri negeri sendiri. Sebagai contoh, Peristiwa di tahun 1992 sewaktu Pemerintah Indonesia memutuskan bantuan IGGI. Dimana Pak Harto dengan tenang memutuskannya.

Menunpas G30 S/ PKI

Salah satu jasa besar Pak Harto yang tak bisa dilupakan adalah ketika ia menumpas PKI. Berawal dari kejadian G-30/S-PKI. Sebuah pemberontakan yang didalangi oleh PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tanggal 30 Sepetember 1965.

Bapak Pembangunan

Salah satu Ketetapan MPR tahun 1983, mengukuhkan pemberian gelar Bapak Pembangunan Indonesia kepada Pak Harto. Pertimbangannya antara lain, rakyat Indonesia menerima dengan rasa syukur kepemimpinan dan kenegarawanan yang arif dan bijaksana dari Pak Harto.

Membangun Taman, Mini Indonesia indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mulai dibangun pada tahun 1972 dan diresmikan 20 April 1975. Taman Mini merupakan suatu kawasan wisata budaya yang menggambarkan Indonesia yang besar dalam bentuknya yang kecil (sebuah miniatur) dimana berbagai aspek kekayaan alam dan budaya bangsa Indonesia yang diperagakan di areal seluas 150 hektar.

Taman Buah Mekarsari

Satu lagi karya besar yang ditinggalkan Bu Tien, isteri Pak Harto adalah Taman Buah Mekarsari. Taman buah ini juga dibanguti atas prakarsa Ibu Tien Soeharto yang dilandasi keinginan luhur yaitu meningkatkan harkat dan martabat kaum tani melalui pembangunan industri yang kuat dengan dukungan pertanian yang tangguh.

Membangun Tramsmigrasi

Salah satu kebijakan strategis Pak Harto lainnya adalah Pro-gram Transmigrasi, yakni program yang berupaya dalam pemerataan penyebaran penduduk di dalam negeri. Disamping membuka lapangan kerja, program transmigrasi juga ditujukan untuk membuka dan mengembangkan daerah produksi baru di luar Jawa dan Bali, terutama untuk membuka daerah pertanian yang baru.

Keluarga Berencana

Hubungan pertambahan penduduk dengan tingkat kemakmuran yang hendak dicapai sangat erat. Dengan demikian, maka kebijaksanaan kependudukan yang tepat dan tereneana adalah merupakan salah satu kunci keberhasilan dari pembangunan nasional.

GN-Orang Tua Asuh

Sebagai pemimpin, Pak Harto sangat peduli kepada kemiskinan, anak-anak, dan keluarga tak mampu. Untuk itu, Pak Harto menggalakkan dan mencanangkan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) yang bertujuan untuk menyantuni anak-anak keluarga miskin agar tetap bisa bersekolah.

Pola Hidup Sederhana

Salah satu kebijakan Pak Harto guna meredam ketimpangan sosial dan ekonomi serta kecemburuan sosial, maka pada 5 Maret 1974, ia mencanangkan program Pola Hidup Sederhana dan melakukan Pembatasan Kegiatan Pegawai Negeri Dalam Usaha Swasta. Kebijakan itu juga tertuang pada Peraturan Pemerintah No.6 Tahun 1974 tentang pembatasan kegiatan pegawai negeri dalam usaha swasta.

Membangun Masjid di Bosnia

Selaku Ketua GNB, Pak Harto melakukan perjalanan bersejarah ke Bosnia yang sedang diamuk perang. Perjalanan ke Sarajevo, ibukota Bosnia Herzegofina, Maret 1995, memang penuh risiko. Namun tekad Pak Harto untuk berkunjung ke Bosnia sudah bulat. Perjalanannya ke Sarajevo setelah menghadiri KTT untuk Pembangunan Sosial di Kopenhagen, Denmark, dan kunjungan balasan ke Kroasia.

Swasembada Pangan

Pak Harto sadar betul bahwa bangsa kita adalah bangsa agraris yang mayoritas masyarakatnya hidup dan bekerja di bidang pertanian. Karena itu, pembangunan di sektor pertanian mendapat perhatian utama di era kepemimpinan Pak Harto.

Satelit Palapa

Pada tahun 1976, Pak Harto memutuskan membangun suatu sistem telekomunikasi via satelit. Ini merupakan karya besar Pak Harto, dan Indonesia adalah negara pertama di Asia yang meluncurkan satelit.

Membebaskan Irian Barat

Salah satu jasa besar Pak Harto adalah merebut kembali Irian Barat ke pangkuan RI. Dimana Pak Harto memimpin operas tersebut. Ini karena dilatarbelakangi, pihak Belanda ngotot tidak mau menyerahkan Irian Barat sesuai kesepakatan Meja Bundar di Den Hag tahun 1949. Cara diplomasi pun ditempuh sejak tahun 1950 sampai dengan 1961 tak pernah ada titik terang.

Integrasi Timor Timur

Pak Harto tidak pernah berambisi mencaplok negara lain. Sesuai dengan pembukaan UUD 1945, sikap bangsa Indonesia jelas menentang segala bentuk penjajahan. Termasuk juga penjajahan Portugis atas wilayah Timor Timur.

Menjadi Duta Dunia

Pak Harto bukan hanya milik bangsa Indonesia, tetapi juga telah menjadi milik dunia. Pengakuan ini nampak jelas tatkala beliau menjadi Ketua Gerakan Non Blok. Terlihat sekali bahwa yang diperjuangkan beliau bukan hanya Indonesia, tetapi bahkan negara-negara yang jauh lebih terbelakang, dibanding Indonesia.

Yayasan dan Bantuan Kepada Rakyat

Berbagai tuduhan demi tuduhan menghampiri Pak Harto, terurama mengenai yayasan yang telah didirikannya. Tak sedikit orang yang menuduh Pak Harto korupsi lewat berbagai yayasan tersebut. Bahkan pada tahun 1998, setelah ia lengser, tuduhan itu sangat gencar meski belum pemah terbukti hingga kini.

Tetap Mencintai Negeri ini

Pak Harto adalah seorang nasionalis. Seorang yang sangat mencintai negeri ini. Dan kecintaan itu tetap bertengger dalam hati sanubarinya. Bahkan, ia dengan seksama masih terus memperhatikan perkembangan bangsa ini. Kepada adiknya, Probosutedjo, Pak Harto mengemukakan komentar dan pandangannya mengenai keadaan bangsa ini.***
 
Kepemimpinan Pak Harto

ImageJenderal Besar Berbintang Lima

Karena jasa dan pengabdiannya yang luar biasa kepada bangsa, Pak Harto menerima anugerah kenaikan pangkat menjadi Jenderal besar berbintang lima. Selain Pak Harto, juga menerima anugerah yang sama adalah almarhum Jenderal TNI Soedirman yang pernah menjabat sebagai Panglima Besar TNI, dan Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata (Kasab).

Kepemimpinan dengan Filosofi Jawa

Sesuai dengan filosofi dan latarbelakang budaya Jawa yang dianutnya, tujuan akhir kepemimpinan Pak harto terhadap bangsa ini tak lain adalah negara tata tenterem kerta raharja. Artinya, sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945, bahwa segala kemakmuran dan kesejahteraan adalah semata-mata untuk bangsa Indonesia.

Manajemen Hasta Brata

Kepemimpinan Pak Harto berdasarkan Hasta Brata yakni adalah suatu ajaran tentang kepemimpinan. Dijelaskannya, Hasta berarti delapan dan Brata berarti sikap atau laku. Sebagai seorang pemimpin, maka setiap orang harus mengerti bagaimana bersikap sebagai pemimpin yang baik.

Seorang Yang Penuh. Disiplin

Seorang pemimpin haruslah mempunyai disiplin yang tinggi. Karena, dengan disiplin yang tinggi, seorang pemimpin akan memperoleh kredibilitasnya sebagai pemimpin yang dipatuhi oleh bawahannya maupun dapat memancarkan kharisma dan kewibawan dalam dirinya.

Trilogi Pembaagunan

Untuk membangun bangsa Indonesia dari keterpurukan, Pak Harto tentu memiliki konsep dasar sebagai landasan ia bekerja. Untuk itu, Pak Harto memperkenalkan konsep Trilogi Pembangunan pada awal pelita I.

Membuat Konsep GBHN

Pak Harto adalah pemimpin yang bekerja berdasarkan konsep. Selain itu juga berdasarkan mekanisme dan peraturan yang ada. Karena itu, kebijaksanaan pembangunan Pak Harto selalu dibekali oleh Tap-Tap MPRS, antara lain; melaksanakan pembangunan lima tahun pertama, menyederhanakan partai-partai politik dalam kehidupan Demokrasi Pancasila, dan melaksanakan Pemilu sebagai wujud dari pembangunan demokrasi di negeri ini.

Menyederhanakan Partai

Karena bangsa Indonesia tengah membangun, maka stabilitas politik haruslah senantiasa dijaga dan terpelihara. Dan di mata Pak Harto Pembangunan Bangsa harus lebih diutamakan. Pembangunan dalam arti yang sesungguhnya. Disamping itu, berdasarkan pengalaman di masa lalu menunjukan, dengan banyak jumlah Partai Politik – ratusan partai politik pada Pemilu 1955 sama sekali tidak menguntungkan bagi iklim pembangunan nasional yang akan dikembangkan oleh Pak Harto ke masa depan.

Membesarkan Golkar

Kebesaran Golkar tak bisa dilepaskan dari peran Pak Harto. Karena memang Pak Harto lah yang ikut mendorong membangun dan membesarkan Golkar. Seperti juga kelahiran Orde Baru tidak dapat dipisahkan dengan peranan Pak Harto, demikian pula halnya Golkar yang notabene dulu bernama Sekber (Sekretariat Bersama) sebagai cikal bakal berdirinya Partai Golkar ini, juga berkat bantuan Pak Harto.

Pemilihan Umum

Setelah tidak diselenggarakan selama 15 tahun sejak Pemilu pertama tahun 1955 dan untuk mewujudkan demokrasi Pak Harto selaku mandataris MPR menyelenggarakan Pemilu 1971 berdasarkan UUD 1945. Dalam pandangan Pak Harto selaku kepala negara, Pemilu merupakan barometer kemampuan bangsa di dalam menyalurkan aspirasi rakyat secara demokratis dan realistis.

ABRI Tidak Berpartai

Bagaimana dengan ABRI (kini TNI)? Sikap Pak Harto sangat jelas, bahwa ABRI sebagai tentara nasional adalah kekuatan nasional yang independen dan tidak mengikuti Pemilu. Karena ABRI bukanlah sebuah partai politik, dan tidak mempunyai hak pilih. Adapun kedudukan ABRI di DPR sesungguhnya tak lain untuk menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Melaksanakan Repelita

Rencana Pembangunan Lima Tahun diterapkan Pak Harto dalam kepemimpinannya. Dalam pelaksanaan pembangunan yang telah berjalan mulai dan dicanangkan mulai 1 April tahun 1969, dapat dilihat prioritas dan kebijaksanaan pembangunan yang dilakukan Pak Harto.

Delapan Jalur Pemerataan

Kebijaksanaan politik pemerintah dalam masalah keadilan sosial dilihat menurut perspektif peranan negara dalam kehidupan masyarakat, meliputi aspek-aspek hakekat, sifat, tujuan dan lapangan tugas negara dalam teori dan praktek, serta kegiatan-kegiatan pemerintah untuk mencapai tujuannya.

Dwi Fungsi ABRI

Sebagai salah satu kekuatan bangsa, sejarah kelahiran ABRI tak dapat dipisahkan dari kekuatan rakyat dan rakyat itu sendiri. Karena ABRI dilahirkan memang dari dan untuk rakyat dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Manunggal ABRI dan Rakyat

ABRI dan rakyat adalah satu. Hal itulah yang selalu dikatakan Pak Harto dan dibuktikannya dengan saling bergotong-royong, bahu membahu demi terciptanya sebuah kebersamaan. Karena itu dalam rangka manunggal ABRI dan rakyat di era Pak Harto, maka dicanangkan Program apa yang disebut AMD (ABRI Masuk Desa) dimana ABRI masuk ke desa, ke tengah-tengah rakyat, dan bersama-sama rakyat bergotong-royong membangun desa, jembatan, jalan dan lain sebagainya yang merupakan sarana dan prasarana desa.

Tidak Mengenal Sipil Militer

Meskipun Pak Harto berlatarbelakang militer, namun ia tak pemah menempatkan para pembantunya dari militer. Termasuk juga jabatan Wakil Presiden sebagai pendampingnya dalam menjalankan roda pemerintahan. Jabatan Wakil Presiden di masa Pak Harto sangat bervariasi, baik itu dari jabatan sipil, tentara, teknokrat, bahkan juga raja.

Kabinet Orde Baru dikenal dengan nama Kabinet Pembangunan.

Pemimpin Yang Tidak Menggurui

Pak Harto adalah tipe pemimpin yang mampu mengendalikan dirinya, dan ia bukan seorang pemimpin yang suka menggurui.6 Kepribadian yang dimiliki Pak Harto sungguh luar biasa. Pak Harto sungguh menghormati orang lain.

Mencipta Kader Pimpinan

Pak Harto adalah seorang King maker. Seorang tokoh yang melahirkan banyak kader pemimpin. Banyak kader Pak Harto yang kemudian muncul sebagai para tokoh dan pemimpin negeri ini, termasuk juga di era sekarang. Tak sedikit mereka adalah orang-orang yang pernah belajar kepada Pak Harto.

Ahli Strategi Militer

Pak Harto dikenal sebagai seorang ahli strategi. Dalam bidang militer, telah terbukti keberhasilannya. Beberapa strategi militernya yang cukup menonjol antara lain adalah :

Pada tahun 1949, di bawah komandonya Tentara Nasional Indonesia melakukan serangan dan menguasai kota Yogyakarta dari tangan Belanda selama 6 jam, yang dikenal dengan Serangan Oemoem 1 Maret.

Pemimpin Yang Arif

Pak Harto adalah sorang pemimpin yang arif. la benar-benar dapat mengimplementasikan manajemen sebagai ilmu sehingga pelaksanaan tugasnya dapat menghasilkan karya-karya berprestasi secara konsisten dan berkesinambungan.

Pemimpin Yang Lengkap dan Paripurna

Sesuai dengan kategorisasi kepemimpinan dan manajemen, Pak Harto dapat disebut sebagai entrepreneurial leader dengan kualitas yang brilian. Pak Harto bisa disebut sebagai wirausaha dan sekaligus seorang manajer yang handal.

Pemimpin Yang Kompeten

Dalam kepemimpinan ada tiga kriteria kepemimpinan (lead-ership criteria) yang berlaku secara universal, yang juga diistilahkan sebagai Core competence bagi seorang pemimpin sekaligus manajer profesional.

Seorang Yang Demokrat

Dari berbagai pemikiran, ucapan dan tindakan Pak Harto selama ia memimpin, dan beberapa pemikirannya tentang demokrasi, ia dapat dikatakan sebagai seorang yang berjiwa demokrat.

Pemimpin Yang Dicintai Rakyat

Dalam sepanjang sejarah bangsa ini, hingga kini ada dua pemimpin besar di Republik ini. Keduanya adalah Bung Karno dan Pak Harto. Keduanya sangat dicintai rakyatnya. Demikian pula dengan Pak Harto, dengan segala kekurangan dan kelebihannya selama menjadi Presiden, toh ia masih tetap dicintai rakyat.

Masyarakat tentang Pak Harto

Image Pak Harto Lebih Baik

Semula saya ikut mendukung reformasi untuk menurunkan Pak Harto dari jabatannya sebagai Presiden RI. Karena menurut saya, beliau sudah terlalu lama jadi Presiden dan cenderung otoriter. Tapi setelah reformasi bergulir dan Presiden berganti-ganti sudah empat kali dari B.J Habibie ke Gus Dur, dari Gus Dur ke Megawati dan dari Megawati ke SBY, saya mulai merasa menyesal karena terlalu emosional ikut menghujat Pak Harto. Ternyata beliau jauh lebih baik dari para Presiden penggantinya.

Sikap Politik Bebas Aktif

Sikap politik yang bebas dan aktif ini memang mencerminkan konsistensi Pak Harto terhadap Pancasila dan amanat UUD 1945. Pak Harto membuktikannya dengan kembalinya Indonesia menjadi anggota PBB, membuka kembali hubungan diplomatik dengan Malaysia dan Singapura yang sempat terputus selama era konfrontasi tahun 1964 di masa Orde Lama, juga membuka kembali hubungan diplomatik dengan RRC yang dibekukan menyusul G-30-S/PKI tahun 1965.

Diplomasi Intemasional Pak Harto

Pak Harto adalah pemimpin yang disegani dalam percaturan diplomasi di dunia Internasional. Bahkan ia tempat bertanya bagi sebagian pemimpin negara, terutama di negara-negara Asean. Di dalam membangun hubungan dengan bangsa-bangsa lain, Pak Harto secara konsekuen menerapkan politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Penembak Misterius (Petrus)

Di bawah kepemimpinan Pak Harto, pernah diterapkan pula kebijakan operasi penembakan langsung kepada para penjahat kaliber, yang waktu itu dikenal dengan istilah Petrus (Penembak Misterius). Memang pada saat itu, di tahun 1982 an, kriminalitas meningkat dengan pesat baik kuantitas maupun kualitasnya.

Sejumlah Jasa dan Keberhasilan Pak Harto

Dari pelbagai data dan fakta selama masa kepemimpinan Pak Harto jelas terurai pelbagai jasa dan keberhasilan sebagai berikut;

-Tahun 1949 melakukan serangan dan menguasai Yogyakarta dari tangan Belanda selama 6 jam, yang dikenal dengan Serangan Oemoem 1 Maret.

Membangun Kesadaran Rakyat

Siapa pun ingat pada masa kepemimpinan Pak Harto, terdapat beberapa hal yang layak juga dikemukakan dalam kaitan membangun kesadaran rakyat Indonesia seperti dicanangkannya oleh Pak Harto adanya Gerakan Disipilin Nasional (GDN), yang bertujuan meningkatkan kesadaran berdisiplin bagi masyarakat, Gerakan Nasional untuk Mencintai Produk Dalam Negeri, dengan tujuan agar masyarakat lebih suka membeli produk dalam negeri sehingga dapat meningkatkan pendapatan dalam negeri dan tidak terpengaruh pada budaya luar.***

Dulu Sering Ada Bantuan Langsung

Saat Pak Harto jadi Presiden semua serba murah, bahan bakar terutama solar untuk perahu, harganya terjangkau jadi penghasilan nelayanpun lumayan. Cukuplah untuk menghidupi keluarga isteri dan tiga anak saya.

Tetapi setelah Pak Harto tidak jadi Presiden, semua berubah. Kalau dibandingkan sekarang, perbedaannya jauh sekali.

Bangga Punya Pemimpin Seperti Pak Harto

Saya sering mendengar banyak orang menghujat Pak Harto. Tetapi menurut saya yang salah itu bukan Pak Harto. Sebenarnya Pak Harto itu orang baik. Pak Harto sangat peduli dengan rakyatnya, buktinya bahan bakar dan sembako murah. Pak Harto benar-benar ingin melihat rakyatnya sejahtera.

Ketegasannya Membuat Segalanya Jelas

Kami hanya rakyat kecil yang tak tahu bagaimana sulitnya memimpin bangsa yang sangat besar ini. Tetapi saya salut dengan kepemimpinan Pak Harto yang tegas, sehingga segalanya menjadi jelas. Artinya di jaman itu rakyat merasa senang karena gampang cara makan. Kalau sekarang terasa sekali sulitnya cari makan, uangpun begitu sulit kami dapatkan.

Mengerti Benar Kehidupan Rakyatnya

Pak Harto seorang pemimpin yang pandai dan mengerti tentang kehidupan rakyatnya. Buktinya, nasib rakyat kecil beliau perhatikan. “Kalau di jaman Pak Harto, petani seperti saya tidak sulit mencari pupuk, dan harganya pun masih murah. Tapi, sekarang mau beli pupuk dengan harga tinggi saja sangat sulit didapat.”

Dulu Tidak Pernah Ada Keributan

Selama memimpin negara ini lebih dari 30 tahun, saya nggak pernah dengar ada keributan atau kerusuhan, apalagi sampai besar-besaran. Sebab bila sedikit saja ada masalah maka beliau akan menyelesaikannya dengan bijak. Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang tegas dan berwibawa.

Suka Menanyakan Persoalan Rakyat Bawah

Pak Harto mau turun langsung memperhatikan kami sebagai pedagang sayur yang kecil. Bahkan beliau mau berdialog, menanyakan apa saja yang menjadi persoalan kami dan menawarkan bantuan agar persoalan kami bisa menjadi ringan.

Dulu Kebutuhan Sehari-hari Bisa Dipenuhi

Pak Harto merupakan sosok Presiden Republik Indonesia yang begitu melekat pada diri saya. Yang saya ingat benar jasanya hanya ada dua presiden di Indonesia, yang pertama Soekarno dan yang kedua Soeharto. Selebihnya kan cuma sepintas, karena masa jabatan mereka tidak ada yang lama, jadi ya belum bisa kita nilai banyak.

Dulu Lebih Enak

Pak Harto adalah Presiden yang baik. Pak Harto juga merupakan pemimpin yang mempunyai sifat kebapakan, sayang terhadap keluarganya. Saya kagum, apalagi setelah saya tahu bahwa dia dulu berasal dari keluarga petani miskin di Jawa Tengah, saya jadi sangat salut kepadanya.

Apa pun Yang Menyangkut Rakyat Lebih Diutamakan

Saya sangat mengidolakan figur Pak Harto sejak masih duduk di bangu SMA. Di hati saya, Pak Harto sampai sekarang masih tetap terasa sebagai Presiden RI meski dia sudah tidak menjadi presiden lagi. Wajahnya yang selalu mengembangkan senyum kepada seluruh rakyatnya, masih teringat di benak saya. Rasanya kalau melihat senyumnya membuat hati terasa senang.

Semua Serba Mudah

Sosok pemimpin yang memiliki pribadi sederhana dan mau melihat kepada keadaan rakyat kecil la peduli dengan kesusahan rakyatnya. Itulah penilaian saya terhadap Pak Harto. “Saat Pak Harto memimpin semua serba mudah, apa-apa tnudah diperoleh, tinggal tergantung pada kita, mau apa tidak melakukannya.”

Memikirkan Hingga Daerah Terpencil

Selain merupakan seorang pemimpin yang baik, Pak Harto juga seorang yang berwibawa dan selalu memikirkan nasib rakyat kecil. Tidak hanya bagi rakyat yang ada di perkotaan saja tetapi juga sampai ke pelosok-pelosok desa, sekalipun daerah tersebut terpencil. Bahkan pada masa pemerintahannya, pak Harto sering membagi-bagikan beras secara cuma-cuma kepada rakyat miskin yang membutuhkan yang disalurkan melalui kelurahan.

Berani Mengambil Resiko

Menurut saya, Pak Harto adalah seorang pemimpin yang berani mengambil resiko dalam mengambil keputusan demi kesejahteraan rakyatnya. Selain tenang dalam pembawaannya, Pak Harto bukan tipe pemimpin yang suka berkoar-koar dengan janji yang muluk-muluk. Dia juga mempunyai kharisma yang kuat sewaktu menjadi presiden Indonesia dan disegani oleh rakyat, teman ataupun lawannya.

Pembangunan di Bidang Seni Mengalami Kemajuan

Terlepas dari segala kekurangannya, sosok Pak Harto merupakan seorang pemimpin yang banyak jasanya bagi bangsa dan negara. Contohnya saja, selama ia memimpin negara pembangunan maju dengan pesat, memperhatikan nasib rakyat dimana subsidi yang diberikan sampai kepada rakyat kecil yang membutuhkannya. Selain itu ia merupakan figur pemimpin yang bijaksana memiliki jiwa kerakyatan, ini terlihat dengan tercapainya swasembada pangan di masa pemerintahannya.

Dulu Semua Bisa Terjangkau

Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang bijak dan memperhatikan kehidupan ekonomi rakyat kecil. Pada jaman pemerintahan Pak Harto segala kebutuhan hidup masyarakat kecil dapat terjangkau, karena semua harga barang-barang relatif murah, BBM pun tidak naik.

Melihat Senyumnya Sudah Senang

Pak Harto merupakan figur seorang Bapak yang selalu memperhatikan semua kebutuhan anak-anaknya. Selain itu Pak Harto juga selalu terlihat murah senyum didepan rakyatnya. “Kalau dia dateng ke kampung-kampung semua orang senang karena ngeliat senyumnya aja membuat kita ngerasa aman, ikut bahagia.”

Ikut menanam Padi dan Menggali Tanah

Sebagai seorang Presiden, Pak Harto begitu perhatian pada rakyat kecil, beliau punya sifat merakyat. Walaupun Presiden, tapi tidak malu kalau harus ikut menanamkan padi disawah bersama-sama dengan rakyatnya atau ikut menggali tanah untuk penanaman pohon. Ini tidak hanya omongan saja. Saya melihat langsung kok, waktu Pak Harto sedang mengunjungi daerah saya yang terpencil. Beliau ikut langsung menanam padi bersama warga desa.

Seperti Seorang Bapak Memimpin Anaknya

Pak Harto dalam memimpin negeri ini seperti oleh seorang Bapak memimpin anak-anaknya. Apapun kebutuhan anak-anaknya pasti selalu dipenuhi oleh. Tidak hanya kesejahteraan saja, keamanan dan kemakmuran juga tetap diprioritaskan.

Selalu Mananamkan Nilai Kekeluargaan dan Etika

Pak Harto itu seorang yang sangat tenang dalam pem-bawaannya dan bertangan dingin dalam memimpin negara serta murah senyum dalam kesehariannya. Memang harus begitulah pembawaan seorang pemimpin bangsa. Dengan sifat dan kelebihan yang dimilikinya itu maka dalam setiap mengambil keputusan yang dikeluarkan selalu melalui pemikiran yang tenang dan penuh perencanaan yang matang.

Menyesal Ikut Demonstrasi

Pak Harto merupakan seorang pemimpin yang tegas dan memiliki pembawaan yang kalem. Selain itu, ia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang hebat, professional dan merupakan ahli strategi. Sewaktu masih menjabat sebagai presiden, Pak Harto selalu tampil dengan wajah yang penuh senyum terhadap siapa saja yang ditemuinya.

Pemimpin Yang Ramah

Menurut pandangan saya, Pak Harto merupakan pemimpin yang bijaksana. Beliau tahu apa yang di butuhkan oleh rakyat kecil. Bisa dibilang Pak Harto itu sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. Disamping itu, Pak Harto kalau kemana-mana, meski ia berkunjung kedaerah terpencil, selalu senyum kepada rakyatnya. “Ini yang membuat saya sangat terkesan. Menunjukkan bahwa Pak Harto itu pemimpin yang ramah.”

Dulu Lebih Aman

Pak Harto itu mah pemimpin yang bagus. Selama beliau memimpin negara ini selama lebih dari 30 tahun, rasanya tidak ada permasalahan kantor-kantor di bom. Kemana-mana orang masih merasa aman. Disamping itu, kehidupan rakyat kita cukup makmur.

Mampu Merencanakan dan Melaksanakan

Pak Harto merupakan seorang figur pemimpin yang arif, bisa mengayomi rakyat, dan mau peduli dengan kesusahan rakyat kecil. Saya melihat bahwa Pak Harto memiliki banyak kelebihan. Beliau mampu merencanakan pembangunan di segala bidang, utamanya dibidang pertanian.

Tak Ada Yang Demonstrasi

Waktu Pak Harto jadi Presiden, tidak pernah terjadi kerusuhan-kerusuhan, seperti yang marak terjadi saat ini, dimana-mana kerap terjadi demonstrasi baik dilakukan oleh masyarakat maupun oleh mahasiswa bahkan sekarang buruhpun sudah berani demonstrasi. Sedikit saja tidak suka, segera demo, mengeluh dan berteriak-teriak bahkan sampai terjadi kerusuhan.

Era Pak Harto Keamanan Terjamin

Pak Harto pemimpin negara yang hebat di Indonesia. Beliau juga sangat dihormati oleh pemimpin-pemimpin negara lain, karena kemampuannya dalam menata negara sehingga bisa memerintah Indonesia selama 32 tahun.

Pak Harto adalah Sahabat Rakyat

Menurut saya, Pak Harto adalah pemimpin negara yang baik dan dekat dengan rakyat. Beliau mau memperhatikan nasib rakyat kecil. Bahkan, pernah beberapa kali memberikan beras secara cuma-cuma kepada rakyat miskin, yang disalurkan lewat kantor-kantor kelurahan. Bantuan tersebut benar-benar sampai kepada rakyat yang membutuhkannya.

ABRI dan Rakyat Bergotong Royong

Setahu saya Pak Harto itu orangnya baik, pembela wong culik, juga pemimpin yang ramah karena selalu tersenyum kepada siapa saja. Beliau peduli sama kesusahan orang kecil seperti kami ini. Selain itu, saya lihat di TV, Pak Harto sering nyambangi rakyatnya sampai kedesa-desa.

Tak Ada Tawuran dan Demo

Pak Harto, tegas dan berwibawa. Dia seorang muslim yang taat beribadah, tidak macam-macam. Meskipun saya tidak pernah bertemu langsung, tapi kalau melihat dia di televisi, saya tahu, Pak Harto itu orangnya sopan dan ramah. Makanya saya tidak percaya, kalau dia dituduh melakukan korupsi dan menimbun harta untuk kepentingan pribadinya.

Hasil Pembangunannya Memang Terasa

Waktu Pak Harto jadi Presiden, memang saya masih kecil, masih sekolah. Tetapi saya banyak mendapat cerita dari orang tua saya, mereka mengatakan Pak Harto itu hebat dan memiliki banyak kelebihan, ia mampu menselaraskan pembangunan dengan kepentingan rakyat. Dengan kata lain, pembangunan yang dilakukan beliau semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat

Tak Ada Yang Mati Kelaparan

Pak Harto itu orangnya sederharia. Selain itu, beliau juga seorang pemimpin yang bijaksana serta mengetahui betul kepribadian dan kondisi dari rakyatnya. Oleh karena bisa memahami kondisi rakyat Indonesia secara umum itulah maka ia menjalankan sistem pemerintahaannya dengan cara selalu menselaraskan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan rakyat.

Dulu Banyak Lapangan Pekerjaan

Pak Harto itu orang baik, selalu membela nasib rakyat kecil dan pintar. Semua permasalahan pasti bisa diselesaikannya. Dan, apa saja yang dikerjakannya, dunia pasti mengetahuinya. Pak Harto dikenal oleh pemimpin sedunia dan negara kita disegani. ***

Rakyat Bicara Tentang Pak Harto

ImageAda Program Wajib Belajar

Pak Harto adalah seorang yang biasa-biasa dalafn kehidupannya, sama seperti masyarakat lainnya. Namun dalam hal memimpin negara, beliau sangat berbeda dengan pemimpin lainnya. Apalagi dalam hal perencanaan dan strategi, beliau merupakan ahlinya. Terbukti dengan kemampuannya untuk memimpin negara ini selama 32 tahun. Sebagai seorang kepala negara, saya melihat beliau sangat tegas dalam mengambil keputusan

Setiap Sudut di Lombok Dibangun Sekolah

Jasa Pak Harto terlalu besar buat masyarakat NTB, khususnya Lombok. Jasa yang paling besar dan nyata adalah dibangunnya sekolah-sekolah. Setiap desa, setiap kampung, dan setiap sudut wilayah bahkan diujung sekalipun dibangun sekolah oleh Pak Harto.

Tak hanya itu, Pak Harto juga membangun jalan raya dan berbagai fasilitas lainnya di Lombok ini.

Ada Beasiswa dari Yayasan

Banyak keberhasilan yang telah diraih selama kepemimpinan Pak Harto, dan itu merupakan sesuatu yang tak bisa diingkari. Jaman Pak Harto, rakyat tak pernah meradang soal kelangkaan beras, anak-anak dan rakyat di pedesaan tak mengenal gizi buruk, dan aneka kemiskinan lain yang saat ini seolah menjadi “bencana wajib” yang diciptakan.

Pembangunan Lebih Jelas dan Keamanan Terjamin

Kejatuhan Pak Harto bukan karena dirinya sendiri, tetapi karena anak-anak dan kroni-nya. Saya prihatin melihat kondisi Pak Harto sekarang, sudah tua, sakit-sakitan dan harus menerima segala tuduhan orang. Sebenarnya, Pak Harto itu sendiri baik, punya tanggung jawab kepada rakyatnya. la termasuk orangyang tegas, berwibawa dan berani.

Kebaikan dan Kelebihannya Harus Kita Contoh

Pak Harto lengser saat saya masih di bangku SMA. Kala itu saya dengar semua orang mengolok-olok Pak Harto, saya tidak tahu apa alasan mereka menjelekkan Pak Harto. Saya lebih bersikap diam, tetapi saya tak bisa menutup mata bahwa banyak juga kelebihan dari Pak Harto, misalnya ketika saya sekolah dulu, buku-buku pelajaran harganya murah dan tidak selalu ganti tiap tahunnya.

Transmigrasi Sangat Diperharikan

Pak Harto itu merupakan figur yang bagus, kprena kepemimpinan yang bagus itulah Pak Harto bisa bertahan untuk memimpin negara ini sampai 32 tahun. la bisa mengetuk semua lapisan. Dan perlu dilihat, para raja dahulu belum tentu bisa memimpin sampai selama itu. Pak Harto bisa karena memang ia punya kharisma.

Mekanisme Terarah dan Punya Konsep

Kepemimpinan Pak Harto mekanismenya sangat terarah, ada konsepnya. Tapi yang sangat disayangkan adalah adanya orang-orang Pak Harto sendiri yang tidak bisa menjaga nama baik Pak Harto.

Kami sangat senang dengan cara Pak Harto memimpin negara ini, sangat damai, tenteram dan segala permasalahan cepat dapat diatasi.

Belum Ada Yang Menandingi

Pak Harto yang murah Senyum itu, menurut saya merupakan pemimpin yang amat memperhatikan kehidupan rakyat khususnya dibidang sandang pangan. Pada era Pak Harto semuanya sangat berbeda dengan era sekarang. “Terasa sekali perbedaannya, zaman pak Harto itu, apa-apa serba murah, dan semua pasti ada, asal kita mau dan mampu untuk berusaha”. Tidak seperti pemerintah di jaman sekarang sepertinya hanya mementingkan jabatan maupun kehidupan mereka sendiri. Kayaknya mereka sudah menutup mata hati mereka untuk rakyat kecil.

Pemimpin Otoriter Yang Tepat

Saya kira, Pak Harto cukup berhasil dalam memimpin bangsa ini. Beliau merupakan figur negarawan dan pemimpin yang kuat. Sebagian orang mengatakan beliau pemimpin yang otoriter. Tapi menurut saya, pada jaman-jaman itu, sifat-sifat keotoriteran memang diperlukan. Coba kalau tidak seperti itu, saya rasa, mungkin kondisinya tidak lebih baik.

Matang dan Tidak Coba-coba

Saya menilai bahwa Pak Harto sangat bagus dalam memimpin negara ini. Kehebatannya dalam menata negara, tidak hanya diakui oleh para pemimpin di dalam negeri saja, tapi juga oleh para pemimpin di luar negeri. Terbukti, bahwa selama kurang lebih tiga dasa warsa masa pemerintahannya tersebut, beliau mampu memimpin negara ini dengan tenteram dan damai

Pemimpin Yang Membawa Ketenangan

Dalam pandangan saya, Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang baik dan berwibawa. Pada masa kepemimpinannya, saya lihat, tindakan-tindakan ataupun kebijakan-kebijakan yang beliau ambil amat memperhatikan dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat banyak. Tapi yang paling saya sukai terhadap pribadi Pak Harto, beliau itu amat bersahaja dan selalu tenang dalam penampilannya

Mengutamakan Kepentingan Rakyat

Pak Harto adalah seorang pemimpin negara yang mengutamakan kesejahteraan rakyat, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Beliau mempunyai banyak kelebihan, selain menjadikan negara aman dan makmur, Pak Harto selalu menstabilkan keadaan baik di dunia politik maupun kemakmuran bangsa.

Idealis dan Inovatif

Pak Harto merupakan seorang pemimpin yang idealis dan sangat inovatif pemikirannya, serta selalu dekat dengan rakyat. Beliau sangat memperhatikan segala kebutuhan rakyatnya, terutama para petani. Tidak seperti yang terjadi saat ini, para petani sepertinya terpinggirkan. Banyak petani sekarang yang beralih profesi sebagai tukang bangunan karena bekerja sebagai petani tidak menguntungkan.

Pembangunan Secara Sistematik dan Menyeluruh

Pak Harto menurut pandangan saya merupakan sosok pemimpin yang sederhana dan bijaksana. la dikenal sebagai pemimpin yang memiliki jiwa kerakyatan. Terlihat dengan kesediaan beliau untuk melakukan kunjungan kerja sampai kedaerah-daerah guna melihat dan mendengarkan keluhan-keluhan rakyatnya secara langsung.

Konsisten Menjaga NKRI

Pak Harto adalah orang tua yang wajib dihormati, karena Pak Harto adalah mantan pemimpin dan Jenderal TNI dan telah banyak berjasa terhadap bangsa dan negara kita. Dan yang harus diakui dan tidak bisa dipungkiri, Pak Harto adalah pencetus Pembangunan. Bagi saya, Pak Harto adalah pemimpin yang cerdas, humanis, sederhana, berwibawa serta berwawasan luas yang selalu memikirkan kesejahteraan bagi rakyatnya dan konsisten dalam menjaga keutuhan NKRI.

Bangsa Maju jika Rakyatnya Sejahtera

Pak Harto merupakan seorang pemimpin yang hebat. Selain dikenal sebagai orang yang ahli dalam strategi dan perencanaan dikarenakan memiliki latar belakang militer, ia juga memiliki kemampuan dalam manajemen. Dengan kemampuannya tersebut, tidaklah mengherankan jika ia bisa memimpin bangsa ini kearah yang lebih baik dan mampu bertahan selama lebih dari 30 tahun.

Rakyat Tidak Pernah Kekurangan Makan

Pak Harto itu figur pemimpin yang baik, memiliki jiwa kebapakan dan bertanggung jawab kepada rakyatnya. Beliau, juga sangat pandai, dan dalam mengambil keputusan sangat bijak.

Sebagai petugas trantib, dulu tidak banyak mengusir pedagang kaki lima di trotoar, karena bila ada permasalahan sedikit Pak Harto langsung mengambil tindakan. Beliau mempunyai wibawa.

Sembako Tidak Dibiarkan Mahal

Pak Harto itu sebenarnya orang baik, dimana kebutuhan rakyat kecil diperhatikan. Ketika beliau memerintah, pembangunan yang dilakukan semuanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan rakyat kecil. Pembangunan dilakukan di segala bidang dan merata sampai ke pelosok-pelosok daerah.

Di atas A di Bawah juga A

Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang kharismatik dan memiliki kewibawaan yang tersendiri bila dibandingkan dengan tokoh-tokoh pemimpin yang lainnya. Setidaknya hal ini terlihat pada sikap yang ditunjukkan oleh para pejabat-pejabatnya. Tidak seorangpun diantara mereka yang berani menentang kebijakan yang telah ditetapkannya. “Bila ia memerintahkan kepada bawahannya untuk melakukan ‘A’ maka ‘A’ pulalah yang dilakukan oleh bawahannya tersebut.

Pak Harto Punya Banyak Pengikut

Buat saya Pak Harto adalah idola sekaligus guru dalam segala bidang. Beliau sosok seorang Presiden yang memukau hati saya dan masyarakat di kawasan ‘negeri seribu pulau’. Saya tidak kenal dekat dengan Pak Harto, karena saya hanyalah satu diantara sekian juta manusia Indonesia yang mengenal Pak Harto ketika beliau memangku jabatan Kepala Negara RI.

Menangani Masalah Dengan Bijak

Menurut saya Pak Harto adalah sosok pemimpin yang bijaksana dan baik, terbukti beliau bisa memimpin negara dan bangsa ini selama 32 tahun. Dimasa pemerintahannya, tidak pernah terjadi gejolak seperti yang sering terjadi sekarang ini. Kalaupun ada, tidak separah sekarang.

Suka Mencetuskan Ide-ide Cemerlang

Sebenarnya Pak Harto merupakan seorang yang kharismatik dan merupakan sosok pemimpin yang sangat cerdas. Buktinya ia mampu melaksanakan tugasnya selama beberapa periode. Selain itu, merupakan sosok seorang pemimpin yang berkepribadian amat mengesankan.

Seorang Pemimpin Sejati

Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang kharismatik dan berwibawa. Dimasa pemerintahan beliau, setiap perintahnya selalu dituruti dan dilaksankan oleh bawahannya. Tidak ada seorangpun dari bawahannya yang berani membangkang. Jika ada, diantara bawahannya salah dalam melaksanakan instruksi yang beliau perintahkan maka tidak segan-segan orang tersebut di copot dari jabatannya. Disamping itu, bila ada suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat dan dianggap mengganggu bagi stabilitas keamanan Nasional maka Pak Harto akan bertindak cepat untuk menumpasnya.

Melaksanakan Dengan Konsisten

Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang kharismatik dan tegas dalam mengambil keputusan. Hal ini terlihat dengan tindakaannya yang selalu konsisten dengan melaksanakan apa yang telah dikatakannya. Sebagai contoh, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan masyarakat maka ia menetapkan penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) dalam GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara) dan mewajibkan kepada semua lapisan masyarakat untuk menjalankannya.

Fondasi Ekonomi Terbentuk

Kita tidak bisa menutup mata bahwa Pak Harto amat berjasa bagi bangsa dan negara sewaktu menjabat presiden. Pada masa pemerintahannyalah pondasi ekonomi dibentuk, ditandai derigan bermunculannya infrastruktur yang begitu kuat. Hanya, mungkin sedikit salah karena beliau kemudian terlambat dalam melanjutkan rencana jangka panjangnya.

Memperhatikan Rakyat Lewat GBHN

Saya melihat sosok Pak harto itu seperti saya melihat sosok Bung Karno. Dalam arti, kedua sosok pemimpin nasional ini sama-sama memiliki banyak kelebihan. Meskipun begitu, mereka juga tidak lepas dari kekurangan, karena bagaimanapun juga mereka tetap dalam status manusia. Selama mereka sebagai human being tetap pasti ada human error. Ini tidak bisa dipungkiri.

Berjiwa Sosial Yang Tinggi

Saya melihat Pak Harto ini figur pemimpin yang mampu memimpin bangsa dan negara. Sebab, tidak bisa diingkari pada masa kepemimpinan beliau, terasa sekali betapa keadaan negara cukup stabil, aman dan tenteram. Begitu juga dalam hal perekonomian, terasa tidak sesulit sekarang. Dalam pengertian, pada masa Pak Harto, harga-harga kebutuhan pokok, transportasi dan sebagainya murah.

Terpuruk Bukan Karena Pak Harto

Secara pribadi, saya melihat Pak Harto itu seorang pemimpin yang kharismatik dan cukup bijaksana. Meski setelah Pak Harto turun dari jabatannya sebagai presiden dan banyak orang menilai Indonesia sekarang ini terpuruk akibat kesalahan kebijakannya, saya melihat justru sebaliknya. Buktinya sekarang ini, muncul persoalan seperti busung lapar, bayi kurang gizi, kelaparan, wabah penyakit dan sebagainya di berbagai daerah. Pada zaman Pak Harto, yang saya tahu, hal-hal seperti itu nggak pernah muncul.

Meski Otoriter Politik dan Pembangunan Berhasil

Menurut saya, Pak Harto adalah seorang pemimpin yang memiliki kharismatik, dan dekat dengan masyarakat terlepas dari segala kekurangan yang dimilikinya, karena itu merupakan sifat manusia, dimana tidak luput dari kesalahan dan dosa. Saya juga melihat bahwa Pak Harto adalah seorang negarawan yang memiliki ciri khas tersendiri dalam memimpin negara, terutama yang berkaitan dengan politik. Meski dalam memerintah sedikit otoriter akan tetapi pembinaan politik yang dilakukannya bisa dibilang sangat berhasil.

Tokoh yang Tidak Mebeda-bedakan

Menurut saya, Pak Harto sosok pemimpin yang tidak pernah membeda-bedakan antara anak buah dan pemimpin. Bagi beliau mereka sama-sama penting dan berperan dalam membangun negara ini. Selain itu, Pak Harto juga merupakan pemimpin yang tidak tinggi hati. Kalau saya baca dari buku biografinya Pak Harto, beliau berasal dari keluarga petani. Jadi, tidaklah mengherankan kalau Pak Harto sangat mengerti dan mau peduli akan kesusahan rakyatnya terutama nasib para petani

Dulu Pemuda Bersatu

Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang memiliki jiwa kebapakan. Beliau juga memiliki karisma yang sangat dikagumi oleh para kaum pemuda. Lalu, sebagai seorang pemimpin negara, ia sangat peduli dengan keprihatinan rakyatnya. Terbukti dengan kesediaan beliau untuk turun langsung ke lapangan guna mendengarkan keluhan-keluhan dan permasalahan yang sedang dihadapi oleh rakyat

Kita Membutuhkan Pemimpin Seperti Pak Harto

Pimimpin yang.Mau Belajar

Bagi saya, Pak Harto merupakan sosok pemimpin yang mengagumkan, sama halnya dengan Bung Karno. Mereka adalah pemimpin-pemimpin besar yang pernah dimiliki oleh Republik ini, meskipun sebagai manusia pasti tak lepas dari kekurangan-kekurangan. Saya melihat bahwa Pak Harto adalah pemimpin yang memiliki banyak kelebihan. Suka atau tidak, pembangunan yang dilaksanakannya terbilang cukup berhasil.

Kepemimpinan Yang Sudah terbukti

Pak Harto itu seorang pemimpin yang sederhana, berwibawa dan punya kharisma, walaupun dia dari keluarga miskin, petani tetapi dia bisa menjadi seorang pemimpin yang besar yang punya kharisma.

Seperti halnya Bung Karno, Pak Harto adalah pemimpin besar negeri ini. Hanya bedanya, Bung Karno adalah orang yang menghantarkan bangsa Indonesia ini kepada kemerdekaan, sedangkan Pak Harto seorang yang mengisi kemerdekaan itu. Namun, baik Bung Karno dan Pak Harto tetap jasanya sangat besar terhadap kemerdekaan. Saya kira itu tak bisa dipungkiri karena banyak yang telah diberikan Pak Harto untuk bangsa ini.

Kita Membutuhkan Pemimpin Seperti Pak Harto

Bicara tentang Pak Harto sama halnya bicara sejarah Indonesia. Pak Harto tak dapat dipisahkan dengan pembangunan sebab memang di era Pak Harto pembangunan dilaksanakan. Pak Harto mengedepankan pembangunan dengan dua landasan yaitu industri dan pertanian mengolah tanah sebagai sumber devisa. Beliau ingin menjadikan Indonesia sebagai negara agraris yang gemah ripah loh jinawi.

Mengundang Banyak Investor Asing

Menurut saya Pak Harto adalah seorang pemimpin yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Tidak semua pemimpin itu memiliki jiwa kepemimpinan seperti yang dipunyai oleh Pak Harto. Hal ini terlihat bahwa di jaman kepemimpinannya, negara lain sangat segan dan hormat dengan bangsa Indonesia. Selain itu, ketika masih menjabat sebagai presiden, Pak Harto tidak pernah mempersulit rakyat bawah.

Memberikan Peluang Untuk Berkembang

Menurut saya, Pak Harto merupakan putra bangsa Indone-sia yang mempunyai banyak kelebihan. Terbukti, selama 32 tahun pemerintahannya, ia mampu memimpin bangsa yang besar dan jumlah penduduk sekian ratus juta jiwa seperti negara kita ini menjadi negeri yang makmur, dengan kondisi wawasan yang kondusif. Salah satu kelebihan Pak Harto dalam memimpin negara, beliau memiliki kewibawaan. Dimana kesemua hal tersebut, tidak dimiliki oleh semua orang

Bapak Pembangunan Sejati

Menurut saya Pak Harto merupakan orang yang baik dan pintar. Beliau juga mampu merencanakan program pem-bangunan dengan baik, misalnya saja seperti pemerataan penduduk melalui program transmigrasi. Dan bagi saya, Pak Harto adalah Bapak Pembangunan sejati, walaupun untuk melakukan hal tersebut hutang negara meningkat. Tetapi justru disitulah kelebihan Pak Harto.

Demi Stabilitas Berani Tegas

Menurut saya, Pak Harto adalah orang yang tidak sombong dan jujur serta selalu mau memikirkan kesejahteraan bagi rakyat kecil. Dalam kesehariannyapun, sebagai seorang pemimpin negara, beliau selalu tampil dengan sederhana dan tidak egois. Dan saya perhatikan, dalam memimpin beliau juga tidak pernah ditaktor. “Pak Harto selalu memikirkan, apa yang penting bagi kebutuhan rakyat.”

Karena Reformasi Pengangguran Tinggi

Menurut saya, Pak Harto merupakan seorang pemimpin yang pandai dan mengerti akan apa yang menjadi kesulitan rakyatnya. Maka dari itu, di jaman pemerintahan Pak Harto tidak ada para petani yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk dan bibit.

Di samping itu, patut pula kita akui bahwa di jaman Pak Harto negara ini dalam situasi aman.***

Itu hanyalah sekelumit nostalgia jaman Pak Harto yang kala itu saya masih kanak – kanak. Bagi Ibu – ibu rumah tangga yang saat ini berusia 50 tahun ke atas mungkin akan serempak menyatakan bahwa jaman Orde Baru adalah eranya sembako murah. Korupsi??? Ah, apa bedanya dengan sekarang. Bila dulu, para pejabat masih malu – malu menampakkan perilaku korupnya dengan berpura – pura bergaya hidup sederhana, namun saat ini anggota dewan kita di senayan dengan “pede”nya menghamburkan uang rakyat senilai milyaran rupiah di tengah kritik pedas media. Sungguh tepat sebuah ungkapan, “Di jaman Orde Baru, korupsi dilakukan di bawah meja. Nah, di era reformasi ini korupsi dilakukan terang – terangan di atas meja. Bahkan, bila memungkinkan mejanya sekalian ikut dilorupsi.” Demikianlah sedikit dari saya. Silakan anda menambahkan berpuluh – puluh poin lagi!